Para peneliti memperkenalkan AgentOccam, sebuah garis dasar untuk agen web berbasis LLM yang meningkatkan kinerja dengan merampingkan ruang observasi dan aksi agar lebih selaras dengan data pra-pelatihan model. Pendekatan ini menghilangkan kebutuhan akan strategi buatan tangan seperti contoh in-context atau sistem multi-agen.

  • Pada benchmark WebArena, AgentOccam melampaui metode state-of-the-art sebelumnya sebesar 9.8 poin absolut (+29.4%) dan karya konkuren sebesar 5.9 poin absolut (+15.8%).
  • Metode ini meningkatkan tingkat keberhasilan sebesar 26.6 poin (+161%) dibandingkan dengan agen web sederhana yang serupa.
  • Desainnya menyoroti kinerja zero-shot LLM pada tugas-tugas web tanpa menggunakan umpan balik online atau strategi pencarian.

Studi ini menekankan peran kritis dari penyetelan ruang observasi dan aksi secara cermat bagi agen berbasis LLM untuk melakukan generalisasi di skenario dunia nyata.