Penulis telah menerbitkan makalah percontohan dan registri terbuka di Hugging Face untuk mengukur titik saturasi bukti (k*) model bahasa. Metrik ini menentukan jumlah fragmen bukti optimal yang disuntikkan ke dalam prompt, karena menambahkan lebih banyak konteks tidak secara monoton meningkatkan kebenaran dan dapat meningkatkan biaya atau kontaminasi epistemik.

  • Studi menemukan bahwa k optimal untuk kebenaran berkisar dari 1 hingga set bukti lengkap tergantung pada jenis tugas, menunjukkan bahwa satu profil konteks saja tidak cukup.
  • Evidence-k Registry terbuka telah dibuat di Hugging Face, disemai dengan 35 pengukuran tingkat tugas dari makalah tersebut.
  • Registri mengundang operator model lokal untuk berkontribusi dengan mendokumentasikan revisi model, kuantisasi, backend yang dilayani, dan metrik keandalan.

Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan protokol yang dapat direproduksi untuk mengkalibrasi jendela konteks per model dan backend guna menyeimbangkan kebenaran dengan efisiensi.