Mark Zuckerberg menerbitkan sebuah opini di Wall Street Journal yang berargumen bahwa AI canggih tidak boleh dibatasi hanya pada beberapa laboratorium terdepan atau sistem yang dikendalikan pemerintah. Ia mendukung penyebaran AI melalui bisnis, individu, ekosistem terbuka, produk, dan infrastruktur nasional.
- Pandangan utamanya adalah bahwa AI harus terutama memperluas otonomi individu, bukan menjadi kekuatan dari mana institusi harus melindungi umat manusia.
- Argumen ini menekankan peluang, daya saing, kepemimpinan Amerika, dan otonomi manusia yang luas daripada memperlambat kemajuan terdepan.
- Hal ini menempatkan dirinya dalam "koalisi model terbuka" bersama Nvidia, Microsoft, Meta, Google, OpenAI, IBM, dan Linux Foundation.
- Berbeda dengan proposal Dario Amodei untuk membatasi model di atas ambang bahaya atau seruan surat "Pacing the Frontier" untuk mekanisme internasional guna memperlambat R&D, Zuckerberg mendukung langkah pengamanan terarah terhadap kerugian konkret.
Zuckerberg berpendapat bahwa mempercepat difusi sambil mempertahankan inovasi sangat penting untuk menjaga kepemimpinan Amerika dan memastikan akses luas ke teknologi AI.