OpenAI meluncurkan "Daybreak for Frontline Defenders," sebuah inisiatif global yang berkomitmen menyediakan akses bersubsidi senilai $1 miliar, pelatihan, dan dukungan teknis untuk membantu pembela siber melindungi layanan esensial. Program ini menyasar organisasi dengan keterbatasan sumber daya, termasuk penyedia air bersih, operator jaringan listrik, dan pemerintah daerah, dengan tujuan mendistribusikan kemampuan keamanan siber berbasis AI mutakhir melampaui perusahaan besar.
- Komitmen $1 miliar menyediakan akses Daybreak bersubsidi selama enam bulan ke depan bagi entitas sektor publik dan infrastruktur kritis yang memenuhi syarat.
- "Daybreak for America" memprioritaskan operator layanan esensial di AS dan mencakup uji coba bersama Multi-State Information Sharing and Analysis Center (MS-ISAC) untuk melatih pembela tingkat negara bagian dan lokal.
- Daybreak Defense Network kini mencakup lebih dari 35 produk dan mitra layanan yang mengintegrasikan model siber Daybreak ke dalam alur kerja perusahaan yang ada.
- OpenAI membagikan arsitektur "Defense Factory"-nya, pendekatan berbasis agen untuk menemukan kerentanan dan menyiapkan perbaikan teruji, guna membantu pembela mengadaptasi metode tersebut ke lingkungan mereka.
Inisiatif ini bertujuan menutup celah keamanan sebelum dieksploitasi penyerang dengan memberikan kepada pembela garis depan alat dan pelatihan yang diperlukan untuk memvalidasi temuan dan memperbaiki sistem lebih cepat.