Para peneliti mengembangkan MOSAIC, sebuah kerangka kerja model bahasa besar (LLM) agentic dua fase untuk fenotipe keparahan, dengan menggunakan diabetes tipe 2 sebagai bukti konsep. Sistem ini mensintesis bukti klinis dan melakukan penalaran atas Rekam Medis Elektronik untuk menangkap keparahan penyakit multidimensi.
- Dievaluasi pada kohort sintetis dari 5.086 pasien terhadap tiga kebenaran dasar algoritmik (DCSI, DiSSCo, Cooper) dan hasil mortalitas.
- MOSAIC bobot terbuka mencocokkan pipa tertutup dengan kappa tertimbang sebesar 0,773.
- Kerangka kerja ini mencakup domain yang tidak ada dalam pembanding, termasuk stadiasi glikemik berbasis biomarker dan determinan sosial kesehatan.
- Tingkatan berbasis agen menunjukkan pemisahan signifikan dari mortalitas semua penyebab (log-rank p < 0,001) dan menyimpang dari eksekusi deterministik (kappa = 0,428).
Studi ini menunjukkan bahwa sistem LLM agentic dapat menghasilkan dan menerapkan fenotipe keparahan yang bermakna secara klinis dari data EHR terstruktur.