OpenAI telah merilis GPT-5.2 Pro dan GPT-5.2 Thinking, mendeskripsikannya sebagai model terkuatnya sejauh ini untuk pekerjaan ilmiah dan matematis. Perusahaan tersebut bertujuan untuk mempercepat penelitian ilmiah dengan membantu peneliti menjelajahi ide dan menguji hipotesis lebih cepat.

Pada benchmark GPQA Diamond, GPT-5.2 Pro mencapai akurasi 93,2%, dengan GPT-5.2 Thinking mencapai 92,4%. GPT-5.2 Thinking juga menetapkan state of the art baru di FrontierMath (Tier 1–3) dengan memecahkan 40,3% masalah matematika tingkat ahli.

OpenAI memposisikan model-model ini sebagai alat untuk mendukung penalaran matematis dan mempercepat eksplorasi tahap awal, sambil menekankan bahwa penilaian manusia tetap penting untuk verifikasi dan interpretasi.