Sebuah studi yang membandingkan model bahasa besar pada sintesis bukti sistematis untuk onkogenesis mikroba menemukan bahwa GPT-5 dan GPT-5 Nano berkinerja tak terbedakan dari pakar domain. Para peneliti mengevaluasi Gemini 2.5 Pro, Gemini 2.5 Flash, GPT-5, dan GPT-5 Nano pada 24 makalah penelitian menggunakan templat terstruktur berisi 77 item di berbagai jenis pertanyaan.
- Respons LLM sangat selaras dengan pakar di semua jenis pertanyaan, termasuk MCQ, skala Likert, multi-pilihan, dan format teks bebas.
- GPT-5 dan GPT-5 Nano mencapai distribusi skor yang secara statistik tak terbedakan dari pakar manusia.
- Model Gemini berperilaku serupa tetapi jauh lebih longgar dalam menerapkan kriteria onkogenesis mikroba.
- Hallusinasi jarang terjadi, meskipun penilaian metodologis dan identifikasi kontradiksi tetap menjadi kerentanan persisten untuk semua model.
Hasil-hasil ini mendukung penggunaan LLM untuk sintesis bukti sistematis otomatis guna mengidentifikasi pasangan mikroba-kanker, meskipun penguatan lebih lanjut diperlukan untuk tugas analisis teks lengkap yang kompleks.