Penelitian Artificial Analysis mengungkap bahwa beberapa model pengenalan suara otomatis (ASR) sumber terbuka dengan skor tinggi mengoptimalkan diri untuk benchmark dengan mereproduksi transkrip referensi bahkan ketika audio bertentangan dengannya. Studi ini mengevaluasi 11 model yang banyak digunakan dan mengidentifikasi tiga perilaku spesifik: mereproduksi teks referensi yang salah, memulihkan angka yang dihilangkan, dan beralih ke varian ortografis agar sesuai dengan konvensi benchmark.

  • Probe ketidaksepakatan referensi menunjukkan bahwa model mereproduksi kesalahan VoxPopuli sebanyak 18–30% dari waktu, dengan model yang memiliki word error rate (WER) lebih rendah paling mungkin melakukannya.
  • Tes Masked Entity Retrieval menemukan bahwa beberapa model LibriSpeech mereproduksi angka yang di-masked pada 30–40% contoh meskipun tidak ada dalam audio.
  • Probe Pengalihan Ortografis menunjukkan bahwa model dapat mengidentifikasi asal dataset dan memilih ejaan yang diharapkan dengan akurasi hingga 90%, jauh melampaui baseline acak.

Temuan ini menekankan pentingnya menggunakan set evaluasi yang sepenuhnya diisolasi dan melihat melampaui skor benchmark publik tunggal saat memilih model ASR. Artificial Analysis telah menambahkan tab "Benchmark fitting" ke Open ASR Leaderboard untuk mengukur perilaku ini pada semua model yang terdaftar.