Peneliti mengusulkan Kerangka Kepribadian Fluida untuk agen percakapan berbasis model bahasa besar yang secara bersamaan menyesuaikan persona metaforis agen dan intensitas ekspresi kepribadiannya berdasarkan konteks tugas, tujuan pengguna, dan urgensi situasi.
Kerangka ini menunjukkan bahwa ekspresi kepribadian moderat melebihi ekstrem rendah atau tinggi dalam hal kepercayaan, kesenangan, dan niat adopsi pada tugas berorientasi tujuan. Selain itu, metafora yang sesuai dengan konteks terbukti lebih unggul dibandingkan asisten statis satu nada terkait pengalaman pengguna dan tingkat adopsi.
Pendekatan ini bertujuan untuk mengatasi risiko ketidakselarasan dari memperbaiki persona dan gaya ketika dinamika, urgensi, dan formalitas bervariasi di domain seperti pencarian informasi medis, pembinaan kebugaran, dan pembelajaran reflektif.