OpenAI menguraikan sebuah kerangka kerja yang disebut "Kecerdasan Berguna per Dolar" untuk membantu bisnis mengukur nilai ekonomi dari investasi AI mereka melampaui metrik biaya-per-token sederhana. Artikel tersebut berargumen bahwa kesuksesan harus diukur berdasarkan pekerjaan yang diselesaikan, keandalan, dan skalabilitas, bukan hanya tingkat adopsi.

Skor ini mengevaluasi empat area kunci: apakah AI menyelesaikan pekerjaan yang bermakna, total biaya per tugas sukses (termasuk percobaan ulang dan tinjauan manusia), kehandalan melalui pelacakan kualitas, dan apakah nilai meningkat saat skala bertambah. OpenAI menyoroti keluarga model GPT-5.6 yang baru dirilis, yang mencakup tier Sol, Terra, dan Luna, sebagai contoh mengoptimalkan persamaan ini. Pada Indeks Agen Kode Artificial Analysis, GPT-5.6 Sol dengan penalaran maksimum menetapkan state of the art baru sambil menggunakan 54% lebih sedikit token keluaran dibandingkan pesaing terkemuka. Kerangka kerja ini menekankan bahwa model berbiaya lebih rendah mungkin memerlukan lebih banyak percobaan, sedangkan model yang mampu dapat memberikan hasil dalam satu kali proses, mengurangi total waktu komputasi dan tinjauan.

OpenAI memposisikan metrik ini sebagai cara bagi CFO untuk menentukan apakah nilai AI tumbuh lebih cepat daripada biaya produksi, dengan tujuan membuat AI lebih berguna dengan menurunkan biaya pekerjaan sambil meningkatkan kemampuan.