Seorang pengguna telah menerbitkan prompt terperinci berjudul "Decision-First Algorithm v2.5" yang dirancang untuk mengatasi frustrasi umum dengan model AI, seperti melakukan tindakan yang tidak diminta, membuka kembali isu yang sudah diselesaikan, atau menyimpang dari jalur yang dimaksud.

Algoritma tersebut menginstruksikan AI untuk menerapkan prosedur pengambilan keputusan terstruktur sebelum menjawab permintaan yang memerlukan penilaian, analisis, atau pemecahan masalah. Langkah-langkah kunci termasuk mengidentifikasi hasil aktual yang diperlukan, membangun struktur logis minimum yang diperlukan, dan memvalidasi kondisi pengatur secara independen. Prompt tersebut menekankan penguncian struktur keputusan yang dikonfirmasi untuk mencegah evaluasi ulang yang tidak perlu dan memprioritaskan kontra-contoh dan hipotesis bersaing daripada sekadar relevansi.

Penulis mencatat bahwa pendekatan ini bekerja lebih baik dari yang diharapkan bagi dirinya sendiri dan orang lain yang mengujinya, menunjukkan hal ini membantu pengguna berinteraksi dengan AI secara lebih efektif dengan menerapkan disiplin logis yang lebih ketat.