Artikel ini menguraikan alur kerja otomatisasi praktis yang dirancang untuk menangani prospek bisnis yang tersebar dari berbagai saluran seperti situs web dan media sosial. Sistem yang diusulkan menggunakan AI untuk menganalisis pesan masuk, mengekstrak detail kunci seperti niat dan anggaran, serta menerapkan sistem penskoran deterministik untuk memprioritaskan prospek yang memenuhi syarat bagi tim penjualan.

  • Alur kerja memisahkan tugas AI untuk memahami teks tidak terstruktur dari logika deterministik untuk pengalihan pembaruan basis data.
  • Informasi yang diekstrak mencakup niat pelanggan, layanan yang diperlukan, anggaran, lokasi, urgensi, dan informasi perusahaan.
  • Sistem penskoran memberikan poin berdasarkan kriteria seperti kecocokan layanan (+30), anggaran (+20), urgensi (+20), lokasi (+20), dan ukuran perusahaan (+10).
  • Prospek dengan skor 60 atau lebih dianggap memenuhi syarat dan dikirim langsung ke tim penjualan.
  • Pendekatan ini merekomendasikan penggunaan alat seperti model Hugging Face, API, webhook, basis data, dan platform otomatisasi alur kerja.

Desain ini bertujuan mengurangi pekerjaan manual yang berulang bagi tim penjualan sambil membuat alur kerja lebih mudah didebug dan mengurangi risiko tindakan bisnis tidak sengaja yang dipicu oleh respons AI.